Perunggasan….Pasar Tenaga Kerja Yang Tak Sepi

Nyaris tidak ada kebosanan sama sekali ketika sajian menu masakan ayam disajikan. Sebuah asupan protein hewani yang cukup terjangkau setelah telur. Puluhan bahkan ratusan ton karkas ayam tiap hari diproses menjadi sumber pangan untuk manusia. Sebuah hilir yang menggiurkan untuk digarap untuk menambang pundi ekonomi.

tenaga peternakan 4

Tenaga Kerja Peternakan Unggas

Seiring dengan meningkatnya populasi penduduk meningkat pula kebutuhan asupan pangan hewani termasuk juga daging ayam. Sisi produksi dituntut untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam rentang waktu yang cepat pula. Berbagai penelitian dan pengaplikasian teknologi terkini telah dilakukan, namun peran manusia tetaplah menonjol dalam usaha ini. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Curug Ciguntur/Ciherang dan Rumah Pohonnya

curug ciherang

Curug ciherang

Salah satu destinasi wisata alam yang relative baru yang berada di daerah Sukamakmur, Bogor. Sebuah area hutan milik perhutani yang dikelola oleh swasta (CV Bangun Persada).  Wisata alam berupa air terjun yang masih alami dan dilengkapi dengan satu destinasi fotography rumah pohon merupakan salah satu andalannya.

Lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat maupun roda 2. Para pecinta wisata alam dari Jakarta hendaknya menuju ke arah Kec Sukamakmur, Kab Bogor bisa ditempuh via citeureup-sukamakmur maupun jonggol-sukamakmur dan bisa juga ditempuh dari arah cariu – gunung batu-sukamakmur kalau dari arah atas dapat dicapai dari arah puncak ke arah alternative Sukamakmur.  Kondisi jalan sudah beraspal walaupun dibeberapa titik kondisi jalan sudah rusak. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Ampas Sagu….Solusi Bahan Berserat, Pendamping Konsentrat Pada Ruminansia

Rasa penasaran karena berapa kali melewati usaha kecil menengah yang mengolah batangan aren-Sagu menjadi tepung sagu. Ada hal yang cukup menarik  bukan karena prosesnya melainkan limbahnya.  Ya….beberapa tempat yang membuat tepung sagu sering kali ditemui menggunungnya limbah sagu, ada beberapa yang terpakai tapi nyaris sebagian besar tidak termanfaatkan.

Pada saat musim banyak rumput dan hijauan bahan ini tentunya sangat mudah untuk dilewatkan. Begitu memasuki musim dimasa rumput susah dan stok pakan hijauan/serat kekurangan, beberapa kali terbersit untuk memanfaatkannya sebagai pakan ternak.

Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa sample ampas sagu dibeberapa wilayah    bahwa kandungan proteinnya 0,83 – 3 % (tentunya melihat  seberapa bersih ampas ini dipisahkan dari sari sagu), serat kasar 11,4-18,8% (pertanian.go.id dan Kasmirah D). Melihat angka tersebut kesimpulan awal adalah sebuah bahan dengan kandungan protein rendah dan serat kasar tinggi.  Apakah masih dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak? Bahkan beberapa peneliti menyatakan bahwa kandungan pati yang masih terkandung dalam ampas sagu cukup besar dan dapat mendukung pemenuhan energy. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Qurban …Tips dan Trik Lapak Jualan Hewan Qurban

Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, seperti yang telah disampaikan Presiden Jokowi dalam sebuah kunjungan kerja awal bulan Agustus 2017. Kenyataan ini merupakan sebuah potensi kekuatan yang harus dimanajemen dengan baik dan benar demi kemajuan bersama.

Bagi peternak ruminansia (sapi, kambing domba, kerbau) dapat juga mengambil peranan dalam hal ini. Bagaimana ? kok bisa?

Yaa…momen Idul Adha dengan ibadah qurban merupakan salah satu pasar besar lagi menggiurkan untuk melakukan penjualan hasil ternaknya. Sangat logis karena pada saat tersebut permintaan (demand) hewan untuk korban meningkat dibanding pada bulan lainnya.

Sudah banyak bahasan yang disampaikan dan ditulis mengenai bagaimana tata cara memilih hewan qurban yang baik dan benar. Misalnya  hewan qurban dipilih dari ternak yang memenuhi syarat hewan qurban, ternak harus sehat, tidak cacat, cukup umur dan gemuk. Akan tetapi relatif belum banyak yang mengulasnya dari sisi penjual/ pelapak hewan qurban.

Pasar yang menjanjikan ini terkadang menjadikan pelaku usaha qurban bertindak nyaris sporadis  spekulatif dalam mendirikan lapan dan melakukan jualannnya. Tidak salah andai banyak lapak yang memilih lokasi pinggir jalan yang ramai dan strategis, namun hal itu saat ini masih perlu dioptimalkan.

Mengapa?

Tingkat persaingan yang ada saat ini dalam hal penjualan hewan qurban sudah sangat ketat bahkan dibeberapa daerah sampai ada istilah”perang” harga.  Namun hal ini bukanlah solusi yang pas untuk menjalankan usaha. Kreatifitas seni berjualan merupakan salah satu solusinya, bagaimana tampil beda dalam membuka lapak juga bisa menjadi pilihan. Akan tetapi yang pasti perlu dipersiapkan beberapa hal yang memberikan tingkat keyakinan dan kepuasan calon pembeli.

  • Hindari lapak berada dijalur hijau, trotoar dan jalan protokol

syarat lokasi lapak

Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

AI Test….Prosedur Praktis Tes AI di Kandang

AI disini bukan Artificial Intelegence atau  kecerdasan buatan  oleh mesin dan atau robot yang sedang trending saaat ini. AI yang dimaksud disini adalah Avian Influenza, yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang menjangkiti pada unggas.

Beberapa tahun yang lalu kasus AI (H5N1) sempat menjadi permasalahan global, karena mengakibatkan kematian pada manusia setelah tertular dari unggas. Deteksi dini  perlu dilakukan dikandang dengan melihat ciri ciri fisik serta pola kematian akan lebih akurat apabila dilakukan Test AI.  Pengujian dikandang dapat dilakukan dengan menggunakan  Rapid AIV (Avian Influenza Virus) Ag Test Kit, hal ini dilakukan untuk kecepatan tindakan setelah hasil diketahui namun tetap disarankan juga melakukan uji lab.

Alat test virus flu burung

Prosedur test Ai:

  1. Buka cotton tipped (No 1). Oleskan pada cloaca ayam yang diduga terkena Ai. Cotton tipped dapat digunakan untuk 10 ayam (dapat dilakukan pada kotoran langsung)
  2. Masukan cotton tipped yang sudah dioleskan cloaca ke dalam larutan pengecer (No 2), lalu kocok hingga tercampur dan homogen.
  3. Ambil larutan diatas menggunakan pipet plastik (No 3).
  4. Teteskan larutan ke dalam bagian cawan antigen (No4)
  5. Tunggu beberapa saat (5 menit), baca indikator garis merah
  6. Apabila ada satu garis maka negatif AI…apabila muncul dua garis merah berarti positif AI

Pengujian Flu Burung

Apabila ditemukan hasil positif agar segera ditanggani serta berkooordinasi dengan dinas terkait. Hal ini akan berbahaya, Pada 21 Juli 2005, tiga kasus fatal terjadi di Tangerang, Indonesia, yang disebabkan oleh flu burung subtipe H5N1. Berbeda dengan kasus lainnya di Asia Tenggara (Thailand, Kamboja, dan Vietnam), kasus ini dianggap unik karena korban tidak banyak berhubungan dengan unggas.

Hingga 6 Juni 2007, WHO telah mencatat sebanyak 310 kasus dengan 189 kematian pada manusia yang disebabkan virus ini dengan rincian sebagai berikut:

Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

BIBIT KAMBING PERAH UNGGUL,SUDAH DISEBAR

aspekpin3

Baturaden, 30 April 2016 menjadi tonggak awal langkah nyata pemerintah dalam mendukung dan mengembangkan sektor usaha peternakan kambing perah. Pada saat yang sama ditanda tangani kesepakatan kerjasama antara BBPTUHPT Baturraden dan ASPEKPIN (Asosiasi Peternak Kambing Perah Indonesia) mengenai pengembangan pembibitan kambing perah di Indonesia. Sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Balai Bp Sugiono beberapa waktu lalu terkait komitmen pemerintah dalam mendukung sektor kambing perah.

(Bibit Unggul Kambing Perah, MEnjawab Kebutuhan Nasional)

Langkah ini diharapkan dapat menjadi pembuka didengarnya aspirasi dari usaha ternak ruminan kecil oleh pemerintah. Tanpa ada unsur kecemburuan  dengan komoditas sapi perah yang sudah demikian berkembang, peternak kambing perah mengharapkan adanya perhatian yang berlanjut dari pemerintah. Walaupun jadwal sempat tertunda karena belum adanya peraturan pemerintah yang memayungi penyebaran bibit kambing perah ini akhirnya dapat terlaksana. Besaran harga jual pejantan bibit unggul kambing perah dari BBPTUHPT cukup terjangkau bagi peternak.

Aspekpin sebagai wadah peternak kambing perah nasional senantiasa komitmen untuk terus mendampingi dan bersama dengan peternak kambing. Komitmen pemerintah dengan menyebarkan secara perdana pejantan bibit kambing perah unggul, diapresiasi dengan positif. Penyebaran awal adalah 10 ekor calon pejantan unggul saanen yang di distribusikan ke beberapa DPD ASPEKPIN dan nantinya diharapakan dapar bergiliran antar anggota, yaitu Jateng-DIY, Jatim, Jabar, DKI, Banten. Hal ini sesuai dengan apa yang telah diusulkan dan disampaikan oleh ASPEKPIN beberapa saat lalu terkait posisi kambing perah nasional.

(Hindari Inbreed, Perbaiki Genetik….menjadi usulan ASPEKPIN)

Semoga program ini dapat berkelanjutan  dan total kambing yang disebar semakin banyak. Program penyebaran  bibit kambing perah unggul ini diharapkan menambah semangat dan kekuatan peternak kambing perah nasional dalam menghadapi MEA.

Leave a comment »

MOMEN TEPAT, MEMBELI PAKAN

Sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda dalam usaha ternak. Pengaruhnya dalam keberhasilan usaha sangat signifikan. Pakan memang kita penuhi persiapan lahan maupun gudang pakan sendiri, namun ada kalanya tidak bisa disupport sepenuhnya.

Langkah membeli bahan pakan dan atau pakan jadi akhirnya menjadi pilihan. Kebutuhan pemenuhan ternak dan target usaha menjadi alasan utama.

Sebenarnya kapan sih waktu yang pas dan tepat ??? Tentunya aspek ekonomis menjadi perhatian.
1. Saat bahan tersebut melimpah
Bahan yang ada saat panen raya biasanya lebih murah.Misal ketergantungan pemakaian bekatul harus disiasati dengan membeli agak banyakbsaat panen raya.

2. Saat musim panas
Beberapa komoditas baha yang perlu pengeringan biasanya saat musim panas harganya lebih murah, contoh onggok

3. Saat ombak laut bersahabat
Bahan yang terkait dengan transportasi antar pulau dengan kapal…misal bungkil sawit

4.Saat pabrik penghasil limbah melakukan aktivitas.
contoh.molases lebih.murah saat penggilingan tebu melakukan aktivitasnya

5. Orang lain belum menggunakan bahan tersebut
Bahan yang seperti ini cnderung gratis kalopun ada hanya ongkos orang yg meegangkut ato mengumpulkan contoh.limbah pasar

6.Saat ada penawaran lebih dari dua penjual
Ini dilakukan utk membandingkan harga dan pijakan tawar menawar

7. Saat pencapaian target mendekati akhir
Misall pada skema oenggemukan ….dibulan bulan akhir…cukup beralasan memasukkan bahan dengan kualitasntinggi

8. Saat kita meramu bahan dan memerlukan substitusi atau saat kita memerlukan bhn utk memperbaiki kualitas ransum kita

9.Saat kita mempunyai alat dan waktu untuk meningkatkan nilai ekonomisnya

Menyediakan bahan pakan maupun pakan sebelum ternak membutuhkan merupakan sebuah perencanaan  menuju keberhasilan usaha ternak.

Leave a comment »