MEDOKA….Memuliakan dan Sempurnakan Ibadah Qurban

Penyembelihan hewan qurban  merupakan rangkaian ibadah yang tata caranya diatur  dan tentunya dilakukan ditempat baik dan benar. Banyak sekali pedoman penyembelihan hewan qurban  yang dapat diakses baik itu dari swasta, Kementrian Pertanian, Kementrian Agama dan ini sangat membantu dalam tata cara penyembelihan serta penanganannya. Tempat  ideal untuk melaksanakan pemotongan hewan qurban memang di RPH (Rumah Potong Hewan) karena tata cara, fasilitas, dan higienitasnya.

Penyembelihan hewan qurban banyak dilaksanakan pada lingkungan sekitar masjid, dikebun, deket selokan dan lokasi lain yang kurang tepat. Banyak penyembelihan dilakukan diatas selokan, diatas tanah tanpa alas, cukup ironis ini dilakukan dengan mengagungkan asma Allah (namun ditempat itu banyak cemaran). Hal ini dikarenakan masjid yang mempunyai RPH atau yang bekerja sama dengan RPH, terbatas jumlahnya. Kondisi tempat pemotongan akan mempengaruhi higienitas dan kualitas daging, karena sangat dimungkinkan adanya cemaran.

Hal ini berlangsung dari tahun  ke tahun, realitas ini mendorong El Barka dengan menggandeng JULEHA  (Juru Sembelih Halal) mensosialisasikan penyembelihan hewan qurban  yang benar dan tepat. Beriringan dengan program tersebut pada tahap awal diluncurkan sebuah inovasi solutif bernama “MEDOKA”.

Medoka

Meja Potong Domba Kambing

Medoka merupakan  meja potong domba dan kambing portable, alat ini berupa meja (sudah dikondisikan) bisa dilipat dari bahan tahan karat dan perangkat pendukung lain yang terinstal pada meja tersebut. Perangkat ini dirancang dan dibuat sesederhana tanpa mengurangi fungsi serta nilai tambahnya. Medoka selalu diupdate dan upgrade untuk menyempurnakan fungsinya. Langkah ini dilakukan agar dapat diduplikasi oleh panitia pemotongan hewan qurban di seluruh Indonesia. El Barka membagikan  ratusan Medoka ke  beberapa masjid di Indonesia secara gratis agar ibadah qurban semakin sempurna dengan memuliakan hewan qurban.

El barka tebar meja potong

El barka tebar meja potong domba kambing

Medoka sangat mudah digunakan :

  • Siapkan medoka dengan posisi bagian atas meja vertikal
  • Sambungkan dengan kran air dan saluran penampung darah
  • Ambil kambing/domba dari kandang,berdiri sejajarkan dengan posisi meja

medoka  tahap 1.jpg

  • Pasangkan pengikat medoka ke tubuh kambing/domba
  • Tarik dan tekan medoka sehingga posisi kambing terangkat

medoka tahap 2.jpg

  • Pastikan pengunci terpasang dengan benar
  • Ternak siap dipotong

medoka tahap 3.jpg

*Beberapa foto diambil dari konten video Juleha indonesia

https://scontent.cdninstagram.com/vp/968cf21f6b1990ae924318bb878009d3/5D3FE1A9/t50.2886-16/64645169_2281797075402729_4352633730234318848_n.mp4?_nc_ht=scontent.cdninstagram.com

Leave a comment »

Penyembelihan Hewan Qurban Yang Halal dan Baik

Qurban  merupakan sebuah ibadah guna mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan penyembelihan hewan qurban atas dasar ketaqwaan dan kesabaran dalam melaksanakan perintahNYA. Sebagai rangkaian ibadah maka tata cara pelaksanaannya diatur sedemikian rupa, diantaranya :

Syarat Petugas Penyembelih

  • Laki-laki muslim dewasa
  • Sehat jasmani rohani
  • Memiliki pengetahuan & ketrampilan teknis dalam penyembelihan hewan halal yang baik dan benar

Syarat Peralatan

  • Pisau/golok yang digunakan harus tajam, sehingga menjamin dapat memutus pembuluh darah, tenggorokan dan saluran makanan.
  • Senantiasa terjaga kebersihannya dan tidak berkarat.

Persyaratan Sarana

  • Kandang penampungan sementara bersih, kering dan mampu melindungi dari panas matahari dan hujan
  • Tempat penyembelihan kering, bersih dan terpisah.
  • Lubang penampungan darah 0,5 x 0,5 x 0,5 m untuk tiap 10 ekor kambing atau 0,5 x 0,5 x 1 m untuk sapi
  • Tersedia air bersih yang cukup untuk mencuci peralatan dan jeroan selama proses berlangsung
  • Tempat khusus untuk penanganan daging yang harus terpisah dari jeroan dan terjaga kebersihannya.

Perlakuan Hewan Sebelum Disembelih

  • Pemeriksaan ante mortem
  • Dilakukan secara wajar dengan memperhatikan animal welfare agar ternak tidak stress dan daging berkualitas
  • Diistirahatkan sebelum disembelih dengan pemberian pakan dan minuman
  • Merebahkan/menjatuhkan dengan hati-hati, hindari cara paksa dan kasar

Tata Cara Penyembelihan Halal

  • Penyembelihan dilakukan dengan tata cara agama islam sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan persyaratan hygienis serta sanitasi, diantaranya :
  • Hewan direbahkan menghadap arah kiblat
  • Membaca basmalah
  • Hewan disembelih dengan sekali gerakan tanpa mengangkat pisau dari leher pada saat memotong 3 (tiga) saluran sekaligus yaitu:
    • Saluran makan (mar’i)
    • Pembuluh darah (wadajain)
    • Saluran nafas (hulqun)
  • Proses selanjutnya dilakukan setelah hewan benar-benar mati sempurna
  • Penanganan hewan setelah sembelih sebaiknya dilakukan dengan posisi digantung pada kaki belakangnya agar pengeluaran darah sempurna, kontaminasi silang dapat dicegah dan penanganan lebih mudah.
perlakuan jaroan

perlakuan jaroan

  • Ikat saluran makanan (esofagus) dan anus agar isi lambung dan usus tidak mencemari daging
  • Lakukan pengulitan secara hati-hati dan bertahap, diawali dengan membuat sayatan pada bagian medial kaki
keluarkan jeroan

keluarkan jeroan

  • Keluarkan isi rongga dada dan rongga perut secara hati-hati agar dinding lambung dan usus tidak tersayat
  • Pisahkan jeroan merah (hati,jantung, paru, ginjal, limfa) dari jeroan hijau (lambung,usus, esofagus,lemak)
  • Pemeriksaan post mortem
  • Pindahkan karkas ke tempat khusus untuk penanganan lanjut.

Pemeriksaan Post Mortem

Pemeriksaan post-mortem adalah pemeriksaan kesehtan karkas dan organ tertentu (jeroan) setelah penyembelihan yang bertujuan untuk memutuskan apakah daging aman dan layak konsumsi. Dilakukan oleh dokter hewan atau juru uji daging/petugas teknis yang telah mendapatkan pelatihan tentang meat inspector dan dibawah supervisi drh.

(Leaflet Pedoman Penyembelihan Hewan Qurban yang Halal dan Baik, BPJPH Kementrian Agama RI)

Leave a comment »

Bisnis Plan Peternakan

Padang Gembala Kambing

Padang Gembala Kambing

Usaha peternakan merupakan  sektor yang menarik untuk ditekuni hingga saat ini.  Ternak dan basic budidaya tidak pernah berubah namun dunia selalu berubah. Kondisi ini menuntut kita dua hal  yaitu tetap dengan cara lama namun “khas” atau berubah menyesuaikan dengan “tampil beda”. Dua hal ini kalau dilakukan dengan konsisten yang akan survive karena dua duanya berada dalam segmen yang berbeda dan tidak bisa head to head diadu.

 

Tentunya hal tersebut perlu sebuah perencanaan yang matang. Seorang pebisnis peternakan  seharusnya menjalankan usahanya secara realistis, sederhana, spesifik dan komplet.

Bagaimana? Ya tentunya sudah harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang nantinya akan muncul.

  • Apakan rencana realistis dilakukan? Atau hanya diatas kertas? Bagaimana tujuan usaha peternakan kita nantinya, kapan hal itu dicapai dan bagaimana dengan hal obyektif  dinamis yang akan dihadapi dalam realita peternakan?

 

  • Apakah rencana yang dibuat sederhana? Sehingga kita dan team dapat membaca sekaligus memahami dan menjadi guiden dalam pelaksanaannya.

 

  • Apakah rencananya Spesifik? Target, tujuan harus terukur secara angka baik itu nilai finansial maupun populasi. Dan satu lagi saat menjalankan rencana, akan sangat susah untuk mendapatkan semua hal dalam waktu yang bersamaan sekaligus. So….harus ditetapkan dibagian mana peternakan kita bersaing.

 

  • Apakah rencana sudah lengkap? Sudahkah semua aspek yang berkaitan dengan usaha peternakan dipertimbangkan, dipikirkan, diputuskan dan dilakukan.

 

 

Leave a comment »

Housing Struktur, Pendukung Padang Gembala

Padang rumput dan pagar merupakan komponen utama dalam padang gembala namun perlu dukungan infrastruktur dalam operasionalnya, diantaranya :

# Kandang : untuk melindungi ternak dari kondisi yang menganggu seperti terlalu dingin/panas. Bangunan ini sebagai pusat aktivitas saat ternak dikumpulkan.

# Area Service : area terbatas dengan pagar yang cukup kuat untuk mengumpulkan ternak sebelum dilakukan tindakan lanjutan. Area ini disetting untuk memudahkan mengumpulkan ternak dan menggiring ke arah tertentu guna kepentingan pendataan serta tindakan lain.

# Kandang Jepit : kandang dengan pergerakan ternak yang terbatas digunakan untuk penanganan per individu ternak (pemeriksaan, pengobatan dll). Unit ini terkadang terintegrasi dengan timbangan ternak.

# Deeping Unit : unit sanitasi dan biosecurity ternak dengan melewatkan ternak ke dalam kolam sanitasi maupun spray. Unit ini bertujuan untuk menjaga kesehatan ternak dari sisi penyakit luar-parasit sekaligus kebersihan badan ternak.

Salam entelemi

#padanggembala #ranch #ternaksapiekstensif

Leave a comment »

Special girl…Id 67 ..pulih dari sakit dan produktif

Sempat hanya terduduk selama 5 hari

Sapi betina ini saat difoto baru saja berdiri dari masa sakitnya…
Diawali dengan kasus kembung yang akhirnya tidak bisa berdiri hanya terduduk…kemudian kembung teratasi. Tapi karena lama duduk sapi seperti kram s/d lumpuh (drh bilang krn kurang kalsium..tapi saya tidak setuju) dan berlangsung selama 5 hari…..endingnya???

Animal Husbandary

Sapi sembuh dr kembung

Alhamdulillah slamat disiang hari kelima kuramg lebih 13.42 WITA..waktu itu narget kalo sampe seminggu lumpuh….akan dijual/potong…
Dan sekarang sudah punya anak…

Sapi gemuk dan produktif

Sapi gemuk dan produktif

Apa yang dilakukan….?

– Tangani kembung dengan antibloat dan minyak goreng_jlantah
– Mengoleskan sejenis balsem yang membuat tubuh hangat.
– Posisikan kaki depan lebih tinggi.
– minta veteriner/medic utk kontrol dan kawal kondisi vital minimal pagi sore.
– Bantu rubah posisi duduk…kanan vs kiri
– Berkala bantu keluarkan kotoran dianus
– Beri sedikit cekokan minuman karbonasi
– Usahakan tetap memamah biak dengan tetap memberi pakan yg disukai kalau perlu disuapi.
– Cekok pembantu nafsu makan minimal kunyit gula merah dan cekok air gula merah rutin
– Lakukan semacam pijat terutama kaki belakang dengan jahe
– Pancing sapi untuk mau berdiri dg mengoyangkan tubuhnya misalnya
– Langkah ini rutin dilakukan…pagi siang sore malam…malam lbh ekstra
– Kasih perhatian ekstra

Sapi terliar kedua yang nyaris tidak bisa disentuh pada awalnya….tapi akhirnya dia bisa dipeluk

Salam entelemi

Leave a comment »

Tanah

Tanah adalah bagian terpenting dalam aktivitas pertanian terutama pertanian organik. Membuat dan menjaga kesuburan tanah, kesehatan tanah adalah prioritas awal. Banyak hal bisa dilakukan untuk memperbaiki tanah yang buruk, tetapi sebelum pekerjaan dimulai itu penting untuk mengetahui tentang tipe tanah, tekstur dan strukturnya.

Tekstur dan tipe tanah tergantung pada keadaan lokasi fisik dan geologi dari areanya. Struktur tanah ditentukan oleh pengolahan tanah sebelumnya- bagaimana tanah telah diatur. Tekstur dan struktur tanah berpengaruh pada kimia tanah- apakah lebih asam atau alkalis/basa. Kondisi ini akan menentukan tanaman tumbuh dengan baik dan jumlah kehidupan dalam tanah.

Apakah tanah itu?

Tanah sering hanya diambil untuk diperlakukan seperti kotoran. meskipun mungkin terlihat tidak bernyawa, tanah adalah lingkungan hidup bawah tanah yang komplek, penuh dengan kehidupan. Tanah mendukung tanaman dan memberi mereka makanan dan air. Kondisi tanah tidak hanya penting untuk tanaman namun juga lingkungan dipermukaan tanah.

Cek Kondisi Tanah

Cek Kondisi Tanah

Mengetahui karakter pada tiap bagian tanah di area pertanian akan membantu untuk menghasilkan yang terbaik darinya secara efektif. Tipe tanah dan sejarah masa lalu pengolahan akan mempengaruhi apa yang dapat tumbuh, bagaimana dan kapan seharusnya kita mengolah tanah, betapa mudahnya bekerja, nutrisi dan daya tampung airnya.

Mengenal Tanah?

Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »

Detil…Hijauan Pakan Ternak

 

Ternak ruminansia idealnya mengkonsumsi hijauan sebagai pakan utama, dimana jenis pakan ini dipenuhi dari berbagai jenis tanaman baik itu rumput-rumputan maupun leguminosa. Namun apakah kita sudah memahami hijauan yang bagus untuk ternak itu yang seperti apa? Bagaimana dan seperti apa hijauan dapat bermanfaat bagi ternak? Sebagai komponen utama dalam pakan ternak seharusnya hijauan pakan ternak dipahami oleh peternak. Pemahaman ini selanjutnya akan menjadi modal strategi dalam teknis pemberian pakan baik itu didalam kandang maupun dipadang gembala.

Padang Gembala Kambing

Padang Gembala Kambing

Material vegetatif dari tanaman  tersusun dari sel-sel tanaman, dan sel sel ini terdiri dari dua jenis material penyusun yang karakter nutrisinya berbeda yaitu isi sel dan dinding sel. Isi sel mengandung komponen kimiawi seperti protein, lipida (lemak dan minyak), pati, gula; dimana semua ini 100% dapati dicerna oleh ternak, jika dapat diakses oleh mikroba rumen. Masalahnya bagian yang berguna ini terbungkus oleh dinding sel, gambarannya seperti permen yang begitu enak namun tidak dapat dimanfaakan apabila masih terbungkus. Seberapa bagusnya nilai nutrisi yang ada didalamnya hanya dapat dimanfaatkan apabila bungkusnya dibuang.

Dinding sel biasanya berupa selulosa, hemiselulosa, pektin dan lignin. Tiga komponen awal dari dinding sel tadi dapat dicerna mikroba rumen ke tingkat yang sama. Tingkatan ini ditentukan dari seberapa banyak kandungan lignin yang ada dalam struktur tersebut. Lignin tidak dapat dicerna ke tingkat tertentu oleh mikroba rumen. Di tanah lignin dipecah oleh jamur/fungi, dan jumlah populasi jamur didalam rumen sangat sedikit dibanding jenis mikroba lain. Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »