Posts tagged kambing

Mengangkat “value” komoditas kambing domba….

Edukasi Farm

Edukasi Farm

Peternakan kambing domba sudah saatnya bangkit dan berkontribusi nyata pada pembangunan pertanian nasional. Kala menyimak media kita mengetahui adanya farm yang maju dengan populasi ribuan ekor dan ada juga yang masih skala rakyat; ada yang dikelola secara profesional korporasi dan ada yang masih tradisional. Inilah fakta dan realita kondisi kambing domba nasional. Usaha peternakan kambing  domba saat ini (on farm) secara garis besar berdasar tujuannya dapat diklasifikasikan menjadi :

  1. Breeding : Peternakan yang mengkhususkan untuk memproduksi anakan kambing domba. Anakan ini sebagai produk utama  (bakalan) yang akan menjadi sumber untuk usaha peternakan selanjutnya yaitu penggemukan maupun perah.
  2. Fattening : Usaha peternakan dengan tujuan untuk memproduksi daging, dengan konsep membuat gemuk ternak. orientasi daging disini dapat berupa ternak hidup yang siap potong maupun daging segar yang siap olah.
  3. Dairy Farm : peternakan kambing domba yang mengkhususkan usahanya untuk menghasilkan susu.
  4. Hobby : komoditas yang lebih mengangkat jenis breed unggul yang secara kasat mata dapat dilihat dari sisi keindahan postur dan ukurannya (contoh kambing kaligesing), dari sisi kegesitan dan gagah (contoh  domba garut), dari sisi unik dan lucu (pygmy, merino)

 

sudah……………..?

 

Upssst ternyata  masih ada lagi aktivitas on farm yang belum terakomodir dalam klasifikasi diatas yaitu EDUKASI REKREASI…

5.  EduFarm : konsep peternakan yang lebih mengangkat berbagai ragam aktivitas  dikandang untuk edukasi dan wisata.

Jenis peternakan kambing domba yang kelima ini masih belum banyak dikembangkan di Indonesia, dibanding  yang lain. Dengan pengelolaan yang profesional , potensi keuntungan dari edu farm tidak kalah. Edufarm merupakan klasifikasi terunik dengan jasa sebagai produk utamanya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dan yang paling unik lagi…justru aktivitas kandang dapat dilakukan pengunjung  dengan membayar pada pengelola farm. Wajar karena konsep yang kelima ini menurut saya adalah konsep peternakan kambing domba yang paling sulit. Service edufarm tidak hanya kepada ternak dikandang tetapi juga kepada semua pengunjung. Kriteria ideal/ management  baik itu pakan, perkandangan, bibit haruslah terpenuhi dahulu. Best management on farm yang dikombinasi dengan wisata edukasi- rekreasi.

Apa saja jasa yang bisa disajikan dalam konsep edufarm (kambing-domba)?

  • Aktivitas rutin harian kandang : memberi makan, memerah susu, menggiring kambing, menyusui cempe.
  • Ragam Jenis kambing domba : melihat berbagai macam jenis, bentuk, ukuran, karakter kambing domba
  • Interaksi dengan kambing domba : menyentuh, membelai, mengajak jalan.
  • Ilmu & pengalaman : teknik perkandangan, pakan, pemeliharaan, pemasaran dll.

Apakah peternakan Breeding, Dairy, Fattening dan Hobby dapat menjadi edufarm?

Jawabnya bisa…dengan catatan perlu penataan lanjutan sedemikian rupa guna mendukung pelayanan jasa kepada pengunjung. Konsep penataan ini mengacu pada konsep memanjakan indera pengunjung secara utuh. Edufarm salah satu upaya untuk meningkatkan nilai dari komoditas ternak kambing domba.

So….bagaimana konsep farm anda?????

 

 

 

Iklan

Leave a comment »

Tonton “Integrated Farming” di YouTube

Leave a comment »

STATUS TERNAK-STATUS KAMBING-DOMBA

Good afternoon…

Untuk menambah pengetahuan beternak, kali ini kita coba bahas sedikit tentang status ternak kambing dan domba.

Jangan salah, kambing domba juga perlu status supaya ada kejelasan dalam hidupnya. Tidak cuma manusia, kambing domba pun perlu status.

Memahami status fisiologi kambing domba

Memahami status fisiologi kambing domba

Let’s  see…

  1. Indukan betina, adalah status ternak betina yang sudah pernah melahirkan atau sudah pernah bunting. Ditandai dengan sudah membesarnya ambing dan puting. Sebagai pengetahuan saja, puting kambing domba yang belum pernah melahirkan hanya akan sepanjang 1 ruas jari kita.

  2. Cempe, adalah anakan kambing domba berumur 0 hari s.d umur sapih alamiah yaitu 5 bulan. Jadi clear ya, anakan kambing domba secara alamiah akan lepas dari menyusu induknya maksimal pada umur 5 bulan setelah kelahiran. Perihal ada peternak yang mana memaksakan cempe disapih pada 1, 7, 30 atau 60 hari itu urusan teknis peternak ya, jangan dipertanyakan. Apalagi unik peternak perah, pokoknya jangan ditanyakan… Mereka kejaaaam!

  3. Dara, atau dere adalah anakan kambing domba yang berumur 5+ bulan s.d akhir masa pertumbuhan yaitu 10 bulan. Fix ya, jadi masa pertumbuhan kambing domba adalah 5-10 bulan, masa dimana pertambahan bobot badan bisa optimal. Masa ini juga dinamakan masa puber ternak atau masa dewasa kelamin ternak, ditandai dengan mulai berfungsinya organ dan hormon reproduksi. Bau² pada daging mulai timbul kalau di sembelih… Jadi tahu kan kenapa sate balibul tidak bau prengus..???Makanya kalau ada anakan sudah lewat 5 bulan masih saja disajikan dengan induknya apalagi anakan tersebut beda kelamin, akan terjadi inbreed. Baiknya selepas sapih, dipisahkan dari induknya, dia sudah bisa kok hidup mandiri… cieee…!!

  4. Dewasa, adalah kambing domba yang berumur lebih dari 10 bulan alias 10+. Dimana masa pertumbuhan berakhir dan yg akan terjadi adalah masa perkembangan alias hanya membesarnya sel saja. Jadi sangat naif jika melakukan penggemukan pada kambing domba selepas umur 10 bulan, sehari nambah 75gr bobot badan saja sudah bagus tuh… Eh!

  5. Bunting, adalah kondisi dimana betina mengalami pembuahan dan adanya pembentukan janin di dalam rahimnya.Bunting ya, kita nyebutnya bunting jangan hamil… Ntar dikira manusia lagi. Kan kambing² jaman now sudah pakai nama.

  6. Laktasi, adalah masa dimana kambing domba betina mengeluarkan air susu selepas melahirkan. Fix ya, kambing domba hanya bisa mengeluarkan susu selepas melahirkan, kecuali beberapa kasus.Laktasi 1/pertama artinya si kambing beranak untuk pertama kali, adalah saat kambing domba menyusui cempe nya pada kelahiran pertama. Demikian seterusnya dengan laktasi 2/kedua, laktasi 3/ketiga, dst.

 

Silakan ditanyakan di komen saja ya…

(by Lukman Farmer)
#salamternak kapten#lukmanfarmer

 

 

Leave a comment »

SUAMI-NYA TERNAK (Peternak Sejati)

Pelaku dan Peternak

Peternak = Animal HUSBANDry = suaminya ternak*.
Efek domestikasi atau pemeliharaan secara intensif adalah ternak akan kekurangan beberapa zat gizi/nutrisi.

Maka sebagai suami ternak, kita wajib aware…

Sangat tidak wajar ketika seorang suami tidak mengenal karakter, sifat, tingkah laku dan tindak tanduk “istrinya”.
Di dunia liar, kambing/domba secara instingtif akan dengan sendirinya memenuhi apa yg kurang pada dirinya. Termasuk dlm hal mengobati dirinya sendiri.

Contoh: ketika ternak kena gejala pneumonia/radang paru, maka dia akan mencari obat dengan memakan lebih dulu dedaunan tipe antiradang dan antibiotik. Tipe daun kecil² sementara akan dihindari.
Kembali ke bahasan awal, bahwa kebutuhan nutrisi/gizi pada induk yg sedang bunting jelas akan lebih banyak dibanding saat tidak bunting. Karena yg diberi asupan makanan adalah individu ternak itu sendiri dan janin yg ada di kandungannya.

Makanya sebenarnya dalam setiap fase fisiologis ternak, seharusnya ada pembedaan pakan (secara jumlah dan nilai gizi).

Hanya saja “suami ternak” di Indonesia sini masih terlalu ribet berurusan dengan yg seperti itu.
Solusi termudah untuk antisipasi kekurangan nutrisi/gizi pakan pastilah dengan menyediakan bahan pakan yg memiliki kandungan nutrisi yg dibutuhkan.

Hanya saja, kembali pada kita di Indonesia yg memang tidak terlalu suka membaca, maka sepertinya akan lebih mudah dipukul rata.

Pakan yg diberikan akhirnya  seadanya yg tersedia di kandang. Maka tidak jarang selama hidupnya si kambing pakan yg diberikan selalu rumput lapangan saja, rumput odot saja, Kaliandra saja, Gamal saja, atau ramban lain saja.
Bagian suami ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa bunting sebenarnya tidak terlalu sulit, cukup menyediakan pakan dalam jumlah yg cukup dan sedikit langkah menyediakan preparat mineral mix. Caranya surga banyak yg melakukan, dengan campur di pakan, dengan bumbung bambu, dengan permen ternak atau teknik lainnya.
Cukup mudah dan tidak terlalu ribet sebenarnya… Hanya saja, kembali hanya saja teknis² ini masih saja ada yg menganggapnya agak ribet.

Sudah Ngarit, kasih pakan , masih haus bikin² ini dan itu…. 😅😅
Ada cara lain yg kalau versi saya tidak merepotkan karena berhubungan langsung dengan penyediaan pakan untuk antisipasi kekurangan nutrisi pada kebuntingan…

– Caranya adalah dengan mengenali bahan pakan di sekitar Anda.

– Prinsip yg dipakai adalah sebagaimana pada BPP part 52 kemarin

– Tanaman yg menghasilkan buah berbau menyengat hampir dipastikan adalah tanaman dengan kandungan mineral tinggi. Termasuk buah, kulit buah, dan biji nya.

– manfaatkan pasar tradisional di sekitar Anda. Pasar buah, pasar sayur dan pasar induk

#salamternak kapten…..
Lukman Farmer & Co.

 

Leave a comment »

THE TRANSPORTERs

Transportasi ternak Kambing Domba.

Setiap pemindahan ternak dari 1 lokasi ke lokasi lain pasti memberikan dampak baik secara ekonomis, psikis dan fisik pada pelaku dan objeknya yaitu ternak kambing-domba.
Seyogianya diperlukan beberapa penanganan sebelum ditransportasikan, selama ditransportasikan dan setelah ditransportasikan.

– penanganan pra transportasi meliputi pemberian “uang saku” vitalitas pada objek sehingga mengurangi loss weight, stress dan kemungkinan perlukaan

– penanganan selama transportasi meliputi maintenance kondisi objek utk perjalanan yg memakan waktu lama

– penanganan pasca transportasi meliputi pengembalian kondisi objek dan perlakuan adaptatif.

Secara prinsip perlakuan yang diberikan adalah perlakuan pada SOP finishing.
Seperti diulas didepan, dampak ekonomis jelas terkait biaya transportasi dan biaya perlakuan.

Dampak fisik adalah kmugkinan terjadinya benturan2 dan kesalahan teknis sehingga berakibat luka luar atau dalam.

Dampak psikis mengarah pada tingkat stress pelaku dan objeknya.
Transportasi juga mengenai sarana yg digunakan, kenyamanan ternak dan pelaku, kemudahan transportasi, harga transportasi (biaya).

Sarana transportasi memang harus yang khusus digunakan untuk mentransformasikan kambing-domba.

Berikut beberapa gambar transportasi kambing domba yg coba dihimpun.

Intinya transportasi yg nyaman dan sesuai prosedur akan mengurangi banyaknya resiko  kerugian.
Demikian laporan dari pelaku…

(by Lukman FArmer)
#salamternak, kapten#lukmanfarmer

 

Transportasi ternak

Transportasi ternak

Leave a comment »

CEMPE MABOK

Hari terakhir sya’ban 1437H, sore itu ketika sedang otw ke makam ibu saya (almh Hindun binti Qatrun) ada dering HP cukup lama. Tidak saya angkat, karena kebiasaan saya “no hp” saat drive.
Sampai makam baru saya cek, call lama tadi ternyata dari salah seorang petinggi organisasi ka-do (tdk saya callback krn sdh di dalam restricted area).

Ada beberapa pesan hijau dari Washlap juga (gitu ibu mertua saya menyebut WhatsApp), saya cek yg terbaru berisi pesan dari beliau petinggi organisasi ka-do bahwa cempenya bermasalah. Malam hari sehabis tharawih baru saya balas washlap dari beliau. Selepas itu kembali otw pulang ke rumah.
Demikian juga pagi ini, puasa hari pertama ketika saya sedang nambah jam tidur sehabis subuh, ada istri dari peternak binaan mengabarkan kasus yg sama. Anaknkambingnya seperti orang mabuk. Lamat² saya dengar percakapan istri saya dan si ibu tadi sambil setengah tidur.

Padahal saya sudah PeDe kalau si ibu tadi pasti hanya akan berurusan dengan istri saya untuk masalahnya (biasanya sih gitu, ada ibu2 bermasalah dgn kesehatannya, pasti urusannya dgn istri saya saja).

Ternyata istri saya masuk kamar sambil nepuk² kaki saya, “ayah, itu ada ibu² butuh dibantu kambingnya”
Kironologi:

– cempe terlihat sehat  dan bulu licin bagus

– masih menyusu dan dapat tambahan susu dari dot

– cempe mulai icip2 dan makan hijuan segar

– tiba² tubuh sempoyongan kayak orang mabuk, bahkan sampai tergeletak.

– sorot mata bagus masih jernih

– tidak ada kesulitan pernafasan

– agak kembung

– kejadian sempoyongan alias gliyeng tidak cuma sekali

– bukan tetanus
Cek TKP, langsung berasa deja vu…. perasaan pernah deh kasih advice yg kayak gini ke seseorang (efek kurang tidur jadi badan dan otak belum sinkron).

Setelah agak sinkron baru inget, semalam washlap-an dgn beliau petinggi organisasi perihal yg sama dengan kasus pagi ini.

– cempe di taruh di tempat yg kena cahaya matahari

– cekok probiotik (+arang aktif)

– injeksi vitamin

– tubuh cempe di pijit2 biar hangat dan efek kembung biar reda.
Kasus gliyeng-an kayak orang mabok pada cempe biasanya diawali dari kosongnya perut dari susu induk. Bisa jadi telat ngedot atau induk tidak mau / tidak berkenan menyusui atau karena si cempe kalah saing dengan saudara kembarnya saat berebut susu.

Cempe karena merasa lapar kemudian berusaha memenuhi perutnya agar kenyang, salah satunya dgn makan hijauan yg tersedia. Karena kondisi perut cempe secara alamiah memang belum sempurna (struktur dan bakteri lambungnya), maka kemudian hijauan tdk sempurna terolah, menjadikan kembung dan atau bikin gejala keracunan ringan pada cempe tsb….

Kalau kejadian ini berlangsung, maka selanjutnya cempe langsung bisa menerapkan jurus mabok.
Demikian laporan dari TKP…

(by Lukman Farmer)
#salamternak, kapten.#lukmanfarmer

 

 

 

Leave a comment »

Kolostrum-Susu sebagai Proteksi Pertumbuhan

Masa kecil hingga muda adalah masa masanya tumbuh dan kembang secara signifikan, demikian juga berlaku untuk ternak dimasa muda pertumbuhan maksimal optimal berlangsung. Suatu masa apabila tidak mendapat support yang optimal akan mempengaruhi tumbuh kembang pada masa masa berikutnya.

Masa “cempe” pada kambing domba….masa “pedet” pada sapi serta masa “gudel” pada kerbau merupakan peletakkan pondasi pada arah usaha ternak selanjutnya. Penentu hasil produksi baik susu, daging maupun anakan pada generasi selanjutnya. Anakan sebagai hasil breeding agar mengalami tumbuh kembang optimal harus disupport oleh

  • Feeding Program yang bagus
  • Manajemen yang tepat
  • Biosecurity yang pas.

Pada artikel berikut ini akan dikupas mengenai feeding program dimasa awal pertumbuhan anakan. Lebih khusus lagi pada asupan susu yang diperoleh anak dari induknya. Susu selama masa laktasi induk dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan masa produksinya dan kandungannya yaitu Baca entri selengkapnya »

Leave a comment »