Nostalgia Pers Mahasiswa Peternakan……Majalah Nuansa Peternakan UNDIP

Bangsa Indonesia masih berjuang itulah yang dapat kita lihat saat ini, berjuang mengatasi kemiskinan, politik kotor, korupsi dan masalah sosial lain. Masalah-masalah ini kadang akan menimbulkan luka atau masalah lebih lanjut apabila salah dalam memandang persoalan yang sebenarnya. Pers merupakan salah satu “bamper” utama salam setiap kejadian tersebut yang senantiasa mengendhus berita.

Kondisi yang seperti ini menjadikan bagi pers mahasiswa menghadapi tantangan besar dengan keberadaan pers-pers umum yang secara usaha lebih “mampu” dibandingkan persma. Pers mahasiswa (persma) sebagai bagian dari jurnalisme secara umum tidak dapat menutup mata begitu saja. Persma sampai saat ini masih konsisten sebagai lembaga pers yang mengedepankan kebenaran Sebagai refleksi dari realitas kampus, persma merupakan salah satu wahana untuk berjuang membantu perjuangan bangsa ini.

Nuansa merupakan pengejawantahan dari pers mahasiswa di Fakultas Peternakan yang berusaha bersikap kritis dan populis dengan mengungkap fakta-fakta yang ada pada pemikiran yang tetap dalam kerangka intelektualitas. Patut kita sayangkan apabila perjuangan anak bangsa di kampus ini sampai terhenti.          

Nuansa adalah majalah mahasiswa fakultas Peternakan Universitas Diponegoro, lahir pada tahun 1995 dengan “Internasional Standard Series Number (ISSN) : 0215 – 7764. Nuansa terbit satu semester   (6 bulan) sekali untuk satu edisi. Ruang lingkup pemberitaan yang disajikan Nuansa meliputi : permsalahan pertanian, terutama bidang peternakan, sosial, ekonomi, iptek yang berpengaruh di dunia peternakan.

 

BAGAIMANA KABARKU KINI?????????????

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: