Kambing Perah atau Kambing Yang Dapat Diperah

Exif_JPEG_420

contoh kambing perah

Susu merupakan bahan pangan yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena mempunyai kandungan gizi yang lengkap dan mudah dicerna membantu pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak bayi sampai dewasa. Susu adalah salah satu produk peternakan yang diperoleh melalui proses pemerahan hewan ternak penghasil susu seperti sapi, domba, kambing dan kerbau. Ternak dengan produk utama susu dikelompokkan dalam ternak perah.

Peternakan ternak perah bertujuan utama untuk memenuhi kebutuhan akan air susu, disamping pemenuhan kebutuhan daging yang diperoleh dari sapi atau kambing yang telah diafkir. Salah satu peternakan ternak perah yang diusahakan di Indonesia adalah ternak kambing perah walaupun jenis peternakan ini masih kurang terkenal daripada ternak sapi perah.

Kambing merupakan ternak yang efektif dalam mengubah bahan pakan yang bermutu rendah menjadi produk yang bernilai tinggi. Menurut Blakely dan Bade (1994), kambing laktasi membutuhkan pakan berupa rumput/dedaunan/jerami bermutu bagus sebesar 1-1,5 kg dan konsentrat 0,25 kg dengan kadar protein 16% untuk tiap liter produksi susu. Tternak kambing dapat menghasilkan susu yang kandungan nutrisi yang lebih baik daripada susu sapi, selain itu kambing juga memiliki sistem reproduksi yang lebih efektif daripada sapi karena mereka mampu menghasilkan anak kembar dalam sekali kelahiran sehingga hasilnya dapat cepat dirasakan oleh peternakan.

Usaha budidaya kambing perah yang dilakukan di satu tempat tertentu secara berkesinambungan untuk menghasilkan susu dan produk lainnya. (Permen RI No. 64 Tahun 2014 tentang Pedoman budi daya kambing perah yang baik). Peternakan kambing yang sudah fokus untuk menghasilkan susu saat ini susu memilih jenis kambing yang memang sebagai penghasil susu. Paradigma kambing perah berbeda dengan kambing yang diperah. Semua ternak dengan kelenjar mamae, termasuk kambing bisa/dapat diperah. Kambing perah adalah memang jenis kambing penghasil susu dimana produksi susu dan lama bisa diperah sangat diandalkan, dalam hal ini kualitas dan kuantitas hasil susunya menjadi perhatian utama. Jenis-jenis kambing perah contohnya Saanen,Toggenburg, Alpine, Nubian, Etawa. Anda ingin berusaha di usaha kambing perah agar dipastikan jenis kambing memang jenis perah.Ingat memelihara banyak belum tentu menguntungkan
Memeliharan beberapa ekor dengan produksi optimal lebih baik dari pada memelihara banyak dengan produksi minimal.
Pilihlah kambing perah dengan benar..

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: