SUPEROVULASI

KLUAR LENDIR

Superovulasi adalah proses biologi pertumbuhan, pematangan dan pelepasan sel telur dalam jumlah melebihi ovulasi alamiah. Proses ini dapat terjadi secara alamiah dan buatan, hal ini dapat menyebabkan kelahiran kembar apabila sel –sel telur dibuahi spermatozoa. Superovulasi merupakan suatu teknik untuk merangsang pembentukan sejumlah besar folikel dalam ovarium dan mematangkannya lebih cepat. Secara komersial dilakukan pada ternak betina unggul dengan menyuntikkan hormon gonadotropin.

Respon ovarium dalam perlakuan ini dipengaruhi oleh faktor umur, ukuran tubuh, genetika, status pemberian pakan, siklus birahi, iklim,musimdan dosis hormon. Berbeda dengan ternak jantan yang menghasilkan beberapa juta bahkan miliar spermatozoa tiap hari, seekor ternak betina hanya menghasilkan satu atau dua sel telur pada setiap ovulasi dalam satu siklus.

466777_3469544172425_908812520_o.jpg

Hormonal yang sering dipakai adalah Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) dan Folikel Stimulating Hormon (FSH). Hormon ini diberikan sebaiknya pada hari ke-10 s/d ke-14 siklus estrus, ditambah dengan penyuntikan PGF pada hari ke-3 setelah penyuntikan hormon gonadotropin pertama. Estrus akan terlihat 42-48 jam setelah penyuntikan PGF dan inseminasi dapat dilakukan 10-24 jam setelah estrus. Untuk hasil yang lebih baik inseminasi dilakukan paling sedikit dua kali dengan selang waktu 12 jam. (drh Sri Teguh Waluyo, 2014)

BBB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: