Kerbau Rawa = Kerbau Kalang

kerbau kalang kalimantan

kerbau kalang kalimantan

Kalimantan selatan terkenal dengan itik dan kerbau. Kerbau  disana sangat istimewa karena hidup diperairan (rawa) sehingga disebut kerbau rawa. Agro ekosistem propinsi  ini cukup baik dengan rawa yang cukup banyak.  Populasi kerbau diKalsel berada  di Kota baru, Hulu Sungai Utara.

Kerbau disana memperlihatkan penanmpilan reproduksi  cukup baik yaiu tingkat kelahiran induk 2,5 – 3 tahun beranak dua kali dengan berat anak 176 – 194 kg (Putu et al, 1994).  Potensi kerbau dimanfaatkan juga sebagai daya tarik pariwisata dengan mengadakan lomba renang kerbau tahunan.  Ternak ini memang istimewa yaiu berenang untuk mendapatkan rumput yang ada di peraiaran rawa.

Kalang adalah nama kandang kerbau ini. Kalang merupakan tumpukan kayu gelondongan yang disusun bersilangan dengan lantai  papan setebal 10 cm yang ditata rapat. Tinggi kalang mencapai 5 meter tau tergantung kedalaman rawa; tinggi lantai kalang 1,5 meter dari permukaan air (suhardono,      ). Karena kerbau ini dikandangkan dikalang maka masyarakat sekitar mengenalnya hadangan kalang .

kalang_kerbau

kalang_kerbau

Perjalanan  untuk melihat kerbau rawa harus menggunakan kapal (kapal klothok), sejenis kapal angkut penumpang kapasitas 30 orang.  Perjalanan dimulai dengan menyusuri sungai nagara menuju rawa di wilayah nagara. Perjalanan ke lokasi sekitar 30 menit.  Pemilihan kapal untuk disewa perlu diperhatikan pada pengetahuan sopir/nahkoda yang telah mengetahui jalur dirawa. Hal ini dilakukan untuk menghindari kandasnya kapal saat menyusuri rawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: