Filsafat Binatang

Ada tiga jenis binatang kecil; yang menjadi nama surat dalam Al-Qur’an

Semut (An Naml)

Semut menghimpun makanannya sedikit demi sedikit dengan kerja samanya mampu memikul sesuatu yang lebih besar dari tubuhnya

Laba-laba (Al Ankabut)

Laba-laba adalah binatang dengan sarang paling rapuh (QS 29:41) meski demikian binatang sekecil apapun yang tersangkut disana akan terjebak. Jadi laba-laba akanmenjebak semua makhluk yang lewat.

Lebah (An Nahl)

Lebah sangat disiplin dalam pembagian kerja. Segala hal yang tidak berguna disingkirkan dari sarang. Tidak akanmenganggu kecuali ada yang mengusiknya. Menghasilkan madu dengan banyak manfaat. Hanya hinggap pada bunga (tempat yang bersih)

In Fact:

Dijaman sekarang ini ada orang yang berbudaya seperti semut, menumpuk dan menghimpun ilmu (tanpa mengolahnya) dan materi (tanpa disesuaikan kebutuhan) itulah budaya “mumpung”

Berbudaya seperti laba-laba yang bersifat boros, meyerapproduk yang belum tentu dibutuhkan, tidak bersyukur atas nikmat dan lingkungan; yang dipikirya dirinya sendiri. Budaya lebah inilah budaya muslim sejati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: