ANTIBIOTIK DAN PENYERAPAN CA & P

Efisiensi produksi peternakan menjadi tujuan utama bagi semua peternak. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, satu diantaranya adalah pola penggunaan “feed additive”. Antibiotik sebagai “feed additive” disamping digunakan untuk pemacu pertumbuhan juga digunakan untuk pencegahan penyakit. Antibiotik dari kelompok tetracycline, dapat berfungsi ganda yaitu sebagai pemacu pertumbuhan dan pencegahan penyakit, banyak digunakan pada ayam.

Penggunaan antibiotik terus-menerus dan bahkan berlebihan dapat membahayakan karena menyebabkan mikroorganisme resisten terhadap antibiotik tertentu. Apabila dilihat dari segi pemanfaatan nutrisi, penggunaan antibiotik khususnya tetracycline pada unggas dapat menghambat absorpsi kalsium, dengan tingkatan yang bervariasi. Disisi lain, mineral kalsium mutlak diperlukan tubuh untuk pembentukan jaringan diantaranya tulang dan cangkang telur. Pertumbuhan tulang merupakan faktor penting dalam hubungannya dengan pertumbuhan secara keseluruhan karena panjang tulang dipengaruhi oleh ketersediaan kalsium darah. Semakin panjang tulang mencerminkan deposisi kalsium-phosphor sehingga mempunyai ketersediaan untuk produksi telur selanjutnya. Panjang tulang tibia merupakan tolok ukur yang paling nyata pada pertumbuhan tulang unggas. Selain itu, kalsium bersama dengan phosphor berperan dalam proses fisiologis dan resorpsi mineral tersebut. Beberapa bahan pakan sumber kalsium diantaranya tepung kulit kerang, cangkang telur dan CaCO3 memiliki kandungan dan tingkat absorpsi kalsium yang berbeda. Hambatan atau rendahnya absorpsi kalsium dapat mengakibatkan rendahnya ketersediaan kalsium dalam tubuh yang akhirnya menurunkan pemanfaatan kalsium dan phosphor, yang tercermin pada rendahnya deposisi kalsium dan phosphor dalam tulang maupun produksi telur.

Berdasar hal tersebut, dilakukan penelitian untuk mengkaji tingkat absorpsi kalsium dan phosphor dalam darah dan tingkat deposisinya dalam tulang burung puyuh akibat pemberian oxytetracycline dalam ransum yang menggunakan bahan sumber kalsium yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang penggunaan sumber kalsium yang tepat pada penambahan oxytetracycline dalam ransum bagi burung puyuh. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah ada interaksi antara penambahan antibiotik dan penggunaan sumber kalsium terhadap konsentrasi kalsium dan phosphor dalam darah serta deposisi kalsium dan phosphor dalam tulang.

ZAENAL ARIEF HUDA,2003 Dampak Penambahan Oxytetracycline Dalam Ransum Dengan Berbagai Sumber Kalsium Terhadap Konsentrasi Kalsium-Phosphor Darah Dan Tulang Pada Burung Puyuh.Fapet Undip< Smg

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: