Produksi dan Quality Control Garda Depan Pabrik Pakan

 

Dalam susunan suatu organisasi pabrik yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap semua aktivitas pembuatan pakan ternak adalah bagi produksi dan quality control. Job description untuk bagian control ini merupakan rambu-rambu yang harus ditaati agar suatu proses produksi pakan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah disusun sebelumnyadengan bagian-bagian lain.

Ketidakmampuan pengendalian produksi dapat mengakibatkan kerugian bagi peruasahaan, misalnya keterlambatan produksi akan mengakibatkan kekecewaan konsumen, sementara dalam suatu usaha apapun konsumen itu harus dipelihara kepuasannya.

Keterlambatan pasokan pakan pada peternak (konsumen) ini akan berakibat fatal pada  Produktivitas ternak, ini dimanifestasikan dalam penurunan pertambahan berat badan pada ternak yang sedang digemukkan atau menurunnya produksi air susu pada sapi yang sedang laktasi.  Gangguan produksi pakan dapat disebabkan oleh kelalaian manusia dalam memelihara  peralatan  atau mesin-mesin produksi, perencanaan maintenance mesin yang baik akan sangat membantu dalam mengejar produktivitas harian pabrik.

Penurunan produktivitas ternak akibat keterlambatan atau pengurangan jumlah pemberian pakan ini akan cepat terditeksi oleh peternak, sedangkan untuk mengembalikan lagi pada produktivitas semula memerlukan waktu  yang cukup lama, karena ternak harus mengadaptasi kembali terhadap pakan.

Keadaan diatas akan mengakibatkan kerugian ekonomis bagi para peternak (konsumen), wajar bila hal ini sering terjadi konsumen akan beralih pada pabrik lain. Untuk  engantisipasi kondisi ini seorang Manajer harus mampu mengkoordinasikan dengan baik antar bagian yang ada disuatu pabrik.

Kewajiban

  1. Mencari sumber bahan baku (suplier) lainnya
  2. Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para supllier
  3. Memeriksa kondisi bahan baku yang masuk dari suplier
  4. Mengatur dan mempersiapkan bahan baku yang akan dipakai untuk produksi
  5. Mengatur dan mengkoordinasikan karyawan produksi
  6. Mengatur, mencatat dan membuat laporan atas penggunaan bahan baku yang masuk  dan keluar untuk keperluan stock
  7. Melakukan stock opname secara berkala
  8. Memproduksi konsentrat/ransum ternak sesuai dengan formula yang telah ditentukan
  9. Memeriksa kondisi produk (konsentrat) yang telah diproduksi
  10. Membuat daily report mengenai arus bahan baku

Tanggung jawab

  1. Bertanggungjawab kepada Manajer Feedmill
  2. Bertanggungjawab atas arus bahan baku yang keluar dan masuk gudang
  3. Bertanggungjawab atas ketersediaan bahan baku untuk produksi
  4. Bertanggungjawab atas kualitas produk yang dihasilkan
  5. Bertanggungjawab atas semua informasi yang dibuat/diterbitkan

Wewenang

  1. Menolak bahan baku yang akan masuk dari suplier bila tidak memenuhi standar yang berlaku
  2. Berkoordinasi  dengan bagian  keuangan  untuk  melakukan/menentukan waktu pembayaran kepada suplier
  3. Melakukan konfirmasi kepada Manajer Feedmill bila ada perubahan atas harga, kualitas bahan baku serta kualitas produk yang dihasilkan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: